Balance Cairan

Air? 

Air komponen tari tubuh manusia. lihatlah gambar di samping ini………..>>>>>>>

Air adalah komponen utama tubuh manusia. Sekitar 50 – 70 % komponen penyusun tubuh kita berupa air dimana presentase ini bergantung pada jenis kelamin, usia, serta kandungan lemak dalam tubuh. Fungsi air dalam tubuh antara lain sebagai pelarut berbagai zat gizi serta bahan-bahan lain yang diperlukan tubuh seperti oksigen dan hormon-hormon dan mengangkut sisa metabolisme tubuh untuk dikeluarkan dari tubuh. Air sebagai pengatur suhu tubuh itulah yang menyebabkan kita berkeringat saat udara panas dan sering buang air kecil saat udara dingin. Dalam metabolisme pencernaan, air membantu mencerna zat gizi yang kompleks menjadi bentuk yang sederhana. Sebagai pelumas cairan sendi-sendi tubuh. Pelindung organ–organ tubuh dari benturan, sepeti air pada organ mata, jaringan saraf tulang belakang, kantung ketuban. ( Kaloriku.com)

 

 

Apa itu Balance cairan?

Sebagai seorang perawat yang 24 jam berhubungan dengan pasien tentu tidak asing lagi dengan istilah balance cairan. Balance cairan adalah hasil pemantauan terhadap input dan output cairan selama 24 jam.

Gambar dibawah ini menggambarkan keseimbangan cairan tubuh :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengapa Perlu dilakukan Balance Cairan?

Balance cairan menggambarkan keseimbangan antara intake dan output cairan terutama untuk pasien yang memerlukan pengawasan terhadap kelebihan atau kekurangan cairan.Misalnya pasien kelebihan volume cairan : CKD, Pasien kekurangan volume cairan : pasien diare, perdarahan ( hemoragik ). Tanda positif menggambarkan bahwa cairan masuk (input ) lebih banyak dibandingkan dengan cairan yang keluar ( output )

 

Bagaimana cara menghitung balance cairan???

Balance cairan  (BC) adalah intake cairan / cairan masuk (CM) dikurangi dengan output / cairan keluar (CK )

BC=CM-CK

I. Cairan masuk meliputi 2 komponen, yaitu

A. Cairan masuk yang dapat dilihat

  • Oral : Minuman serta makanan
  • Enteral : NGT, obat oral
  • Parenteral :  IV line (infus ) 20 tetes per menit —>>500 cc habis dalam 8 jam 10 menit

                             Injeksi: cefotaxime dengan pelarut aquabides 5 cc,Farmadol 100 cc

B. Cairan masuk yang tidak dapat dilihat

  •  Air Metabolisme, menurut Iwasa M, Kogoshi S dalam Fluid Tehrapy Bunko do (1995) dari PT. Otsuka Indonesia yaitu:
  • Usia Balita (1 – 3 tahun)      : 8 cc/kgBB/hari

    Usia 5 – 7 tahun                    : 8 – 8,5 cc/kgBB/hari

    Usia 7 – 11 tahun                  : 6 – 7 cc/kgBB/hari

    Usia 12 – 14 tahun               : 5 – 6 cc/kgBB/hari

Jadi total intake cairan ( cairan masuk ) adalah penjumlahan dari cairan masuk yang dapat dilihat dan yang tidak dapat dilihat

CM = oral +enteral+parenteral+air metabolisme

II. Cairan Keluar

A. Cairan keluar yang dapat dilihat

  • BAB :Feses ± 100 ml/hari
  • Urin ( > 0,5 – 1 ml/kgBB/jam)—>>>>Perkiraan produksi urin: Neonatus : 10-90 ml/kgBB/hari, Bayi  : 80-90 ml/kgBB/hari,        Anak : 50 ml/kgBB/hari, Remaja : 40 ml/kgBB/hari, Dewasa : 30 ml/kgBB/hari
  • NGT : Residu, Gastric Cooling
  • Muntah
  • Drain

B. Cairan Keluar yang tidak dapat dilihat

Kehilangan cairan normal:

  • IWL (paru ± 400 ml/hari dan kulit ± 600 ml/hari)

Standar kehilangan IWL

  • Neonatus         : 30 ml/kgBB/hari
  • Bayi                 : 50-60 ml/kgBB/hari
  • Anak ( 1-13 th): ( 30 ml – umur ) X BB/hari
  • Remaja            : 20 ml/kgBB/hari
  • Dewasa           : 10 ml/kgBB/hari untuk pasien bedrest, 15 ml/kgBB/hari untuk pasien aktif dalam aktivitas (mobile )

Total cairan keluar = BAB+URIN+NGT+MUNTAH+DRAIN+IWL

 

Apakah kebutuhan cairan orang sehat dan skait itu sama???

Jawabannya —>>>> TIDAK

 

A. Kebutuhan cairan seseorang akan meningkat jika:

  •       Demam (peningkatan 10C tambah 12%)– >> setiap kenaikan suhu 1 cc kurang lebih penambahan 10% dari cairan perhari normal
  •       Muntah, diare
  •       Gagal ginjal output berlebihan
  •       Diabetes insipidus
  •       Luka bakar
  •       Shock
  •       Takipnea

B. Kebutuhan cairan menurun jika:

  •       Gagal jantung kongestif
  •       Ventilasi mekanik
  •       Paska bedah
  •       Gagal ginjal
  •       Tekanan intrakranial tinggi

CONTOH KASUS :

 1. Anak PA umur 1,5 tahun datang bersama orang tuanya pk. 20.30 ke IGD RSUD Wangaya Denpasar karena mengeluh diare dan badan panas. BB anak PA 10 kg, Hasil anamnesis pasien mengeluh diare sejak tadi pagi . BAB sejak pagi cair 10 kali volume kira2 1000 cc, tidak ada ampas dan darah. Panas sejak sore pukul 18.00. Suhu badan 38,5 C, makansop dan bubur hanya habis 6 sendok makanvolume kira2 25 cc , muntah 2 kali kira2 200 cc, minum 24 jam kira 1000 cc, diberikan infus RL makro 800 cc/24 jam . Hitung Balance cairan anak PA!!

Jawab :

Cairan masuk :

Minum : 600 cc

Makan : 25 cc

Air metabolisme : 8 cc X 10 = 80 cc

Infus = 800 cc

CM = 600+25+80+1.000

      = 1.705 cc

Cairan Keluar :

BAB : 800 cc

Urin : 200 cc

IWL normal : ( 30cc-1,5 ) X 10= 285 cc —->> IWL Kenaikan suhu : IWL +200 ( 38,5-36,5 )

                                                                                                        : 285 + 200 ( 2) —>> 685 cc

CM = 800 + 200 + 685

      = 1.685 cc

BC = 1.705- 1.685

       = +20 cc

JADI BALANCE CAIRAN ANAK PA ADALAH +20 CC

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s